Wawancara Imajiner dengan Cak Mat Aphi jilid 2

Wawancara Imajiner dengan Cak Mat Aphi jilid 2

Setelah dipreambuli dengan tayangan tindakan FPI di Monas, dan dengan diiringi backsound yang mencekam ala pilem G 30 S PKI, mulailah narator yang terobsesi menjadi penyair membacakan narasinya. Lalu sesudah itu, ketika belum ilang rasa mencekam dari penonton, dimulailah acara Dialog Tokoh yang ditayangkan oleh Stasiun Balapan TV, satu stasiun tipi swasta yang telah berdiri sejak tahun Dal) 

Reporter : Gimana menurut anda Cak, tindakan FPI yang barusan ditayangkan? 

Cak Mat : Wah gak bener FPI itu. Itu memaksakan kehendak. Saya tidak setuju dengan segala macam kekerasan. 

Reporter : Lalu tentang tuntutan mereka terhadap Pelarangan dan Pembubaran Ahmadiyah, apakah Anda juga sepakat? 

Cak Mat : Biarkan keyakinan apapun berkembang di negeri ini. Jangan ada pelarangan dan pembubaran satu keyakinan. Itu melanggar hak asasi manusia. Pemerintah seharusnya melindungi semua keyakinan, apapun itu. Gak boleh ada pembubaran!! Jadi saya dukung AKKBB yang mau melindungi semua aliran dan keyakinan, apapun aliran dan keyakinan itu! (Berapi-api, setengah muncrat) 

Reporter : Tapi FPI bilang, dan juga sebagian umat Islam mengatakan bahwa Ahmadiyah itu melakukan penistaan terhadap agama lain... 

Cak Mat : Halah… itu kan kata mereka. Biarkan aja...

Reporter : Menurut Anda, sebaiknya tindakan apa yang perlu dilakukan terhadap FPI? 

Cak Mat : Sebaiknya FPI dibubarkan saja. 

Reporter : Anda barusan mengatakan bahwa gak boleh ada pembubaran satu keyakinan apapun, tapi anda lantas mengatakan bahwa FPI harus dibubarkan. Bukankah apa yang dilakukan FPI itu juga bentuk dari pelaksanaan keyakinan mereka cak? Bukankah AKKBB seharusnya juga melindungi keyakinan FPI? 

Cak Mat : Wah… bukan begitu cara berpikirnya... 

Reporter : Baru-baru ini wartawan kami menerima kabar, bahwa massa anda menjadi beringas, lalu mereka mengepung dan hendak menangkapi anggota FPI yang ada di daerah. Sampai-sampai sebagian anggota FPI daerah yang tak terlibat apa-apa di monas menjadi sasaran kemarahan massa. Itu terjadi di Banyuwangi, dan sebagian daerah di Jatim dan juga di Jabar. Gimana menurut anda? 

Cak Mat : Ya biarkan saja. Wajar saja... 

Reporter : Jadi anda tidak setuju dengan kekerasan yang dilakukan FPI dan setuju kalau massa anda melakukan kekerasan terhadap FPI? 

Cak Mat : Lho… bukan begitu. Itu kan baru katanya…Wah, keliatannya sampeyan ini pro sama FPI ya, kok malah menyudutkan saya. 

Reporter : Saya hanya bertanya cak. Tak lebih. Biarkan nanti pemirsa di rumah yang menilai statemen-statemen anda. 

Cak Mat : Aaaah.. gak mungkin. Wawancara sampeyan sudah berpihak. Keliatannya stasiun tipi sampeyan ini pro FPI dan mau memojokkan saya. Saya kasih tau ya, pokoke cuma ada satu jalan agar kehidupan beragama mau rukun, yakni : FPI harus bubar. Bagaimanapaun caranya, FPI harus bubar. 

Reporter : Bagaimana kalau FPI berkeyakinan bahwa kehidupan kerukunan beragama baru akan terwujud kalau Ahmadiyah dilarang dan dibubarkan? 

Cak Mat : Itu keyakinan mereka. Biarkan saja. 

Reporter : Jadi menurut anda, FPI dibiarkan saja atau dibubarkan? 

Cak Mat : Anda memelintir omongan saya. 

(Reporter menghentikan wawancara sejenak, karena Cak Mat Aphi mulai tersengal-sengal napasnya. Berikutnya ditayangkanlah iklan Rokok Klobot dengan bintang iklannya yang sedang nglinthing kulit jagung. Sekian)
LihatTutupKomentar