Keterampilan Guru Kegiatan Mengakhiri Pembelajaran

Teman-teman guru inspiratif.... Keterampilan Guru dalam Kegiatan Mengakhiri Pembelajaran - Dalam melaksanakan tugas mengajar kadang-kadang kita dihadapkan situasi kehabisan waktu di akhir pembelajaran. Dalam situasi demikian biasanya kita diingatkan oleh bunyi bel. Bunyi bel seolah seolah jadi sihir untuk menghentikan kegiatan pembelajaran seketika. 

Biasanya sang guru berkata: “ Anak-anak, arena bel telah berbunyi maka kita tutup kegiatan hari ini... “. Dan pelajaranpun selesai.

Apakah kegiatan pada ilustrasi tersebut dinamakan mengakhiri pembelajaran? Bagaimana langkah-langkah mengakhiri pembelajaran yang seharusnya?

Sebelumnya kita perlu membedakan kegiatan menutup dan mengakhiri pembelajaran. Kegiatan menutup pembelajaran merupakan kegiatan terakhir atau lebih ekstrim lagi – ucapan terakhir— dalam pertemuan belajar dengan siswa. Kalimat sebagaimana disampaikan pada awal tulisan ini merupakan kalimat penutup pelajaran. Dan kata penutupnya adalah ucapan salam. “Selamat Siang” atau “Wassalamu alaikum”.

Sedangkan kegiatan mengakhiri pembelajaran mempunyai waktu, urutan dan alternatif kegiatan. Kegiatan mengakhiri pembelajaran menggunakan waktu sepuluh sampai limabelas persen dari total kegiatan pembelajaran. Hal itu berarti jika kita mengajar selama 80 menit maka diperlukan waktu 15 menit sampai 20 menit untu kegiatan akhir pembelajaran.

Kegiatan mengakhiri pembelajaran juga memiliki urutan dan alternatif. Karena itu kegiatan ini bisa berupa membuat rangkuman, meninjau ulang, melakukan refleksi, mengumpulkan hasil kerja (portofolio), mengerjakan tes, merancang tindak lanjut dan pengayaan. 

Keterampilan Guru Kegiatan Mengakhiri Pembelajaran Dalam melaksanakan tugas mengajar kadang-kadang kita dihadapkan situasi kehabisan waktu di akhir pembelajaran

Keterampilan Guru Mengakhiri Pembelajaran


1. Membuat rangkuman


Pada akhir kegiatan pembelajaran siswa juga perlu diberi kesempatan untuk membuat rangkuman atau mind map. Kegiatan ini akan bermanfaat untuk mengikat memori siswa terhadap semua kegiatan yang telah dilakukan. Rangkuman atau maind map yang dibuat oleh siswa tentu memiliki ciri khasnya sendiri sesuai dengan cara siswa menginternalisasi hasil belajar saat itu.

2. Meninjau ulang (mereview)


Kegiatan akhir pembelajaran siswa juga bisa berupa meninjau ulang hasil belajar yang telah dicapai. Dalam kegiatan ini guru berfungsi memberikan pengulangan dan penguatan. Dalam pengulangan maka diperlukan tanya jawab yang aktif dengan para siswa. Dalam hal penguatan maka guru perlu memberikan kata kunci- kata kunci konsep atau hasil belajar yang telah dicapai.

3. Melakukan refleksi


Pada kegiatan akhir pembelajaran guru dan siswa perlu juga dilakukan refleksi kegiatan. Pembuka kegiatan refleksi bisa diawali kalimat tanya: “Apa yang telah kita pelajarai hari ini?’ “Apa yang telah kita hasilkan hari ini?”

Kegiatan reflektif juga penting untuk mengukur nilai afektif pada diri siswa. Sehingga kalimat yang efektif untuk itu bisa dengan menanyakan: “Bagaimana perasaanmu belajar hari ini?” “Apakah kalian bangga...” “Bagaimana sikap kita jika?” dan seterusnya.

4. Mendapatkan umpan balik (feedback)


Kegiatan akhir pembelajaran juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan umpan balik dari siswa tentang kegiatan yang telah dilaksanakan. Jangan lupa bahwa siswa yang kita ajar juga perlu diperlakukan sebagai manusia dalam interaksi sosial. Mereka bisa saja punya keinginan selama pembelajaran yang tidak tersampaikan. Sehingga peran kita adalah memancing keterbukaan mereka. Kita bisa menanyakan kepada siswa “ Bagaimana agar kelas kita pada pertemuan mendatang lebih aktif?”.

5. Mengumpulkan hasil kerja (portofolio)


Dalam kegiatan penilaian yang autentik perlu waktu cukup bagi siswa untuk berlatih kemandirian. Penilaian portofolio mengedepankan bukti fisik yang dimiliki siswa yang berfungsi untuk memupuk kepribadian siswa. Kegiatan akhir pembelajaran juga dapat dimanfaatkan untuk mengelola portofolio siswa oleh siswa dibawah bimbingan guru. Fungsi guru dapat mengarahkan, memberi komentar dan mendorong tindakan positif atas dasar portofolio siswa.

6. Mengerjakan tes


Dalam kegiatan akhir pembelajaran juga dapat diisi tes atau kuis. Penilaian ini berupa mini tes dengan jumlah soal terbatas dan mampu diselesaikan dalam waktu yang cepat. Jenis tes bisa tertulis maupun lisan.

7. Mengarahkan tindak lanjut


Pada kegiatan akhir pembelajaran juga perlu diinformasikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. Untuk menuju pertemuan berikutnya boleh jadi guru mempersyaratkan agar siswa telah membaca materi ajar, telah membuat rangkuman atau telah menyimak wacana dan seterusnya. Dalam kegiatan akhir juga berfungsi untuk mengaitkan kegiatan yang akan diikuti pada pertemuan berikutnya sehingga siswa perlu dipersiapkan alat dan bahan pembelajaran yang perlu disediakan.

8. Menugaskan pengayaan


Kegiatan akhir pembelajaran juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan penugasan kepada siswa terkait materi yang telah dipelajari. Tujuan dari penugasan ini adalah untuk memperkuat pemahaman dan wawasan siswa. Guru dapat memberikan rujukan bahan pengayaan yang dapat diakses di internet secara rinci, juga bisa memberikan acuan buku-buku yang perlu atau referensi yang relevan lainnya.

Itulah jenis-jenis kegiatan yang perlu dilakukan untuk memngakhiri pembelajaran. Kita dapat memilih beberapa kegiatan yang sesuai untuk diterapkan sesuai dengan tujuan dan hasil belajar yang telah dicapai. Kegiatan akhir pembelajaranpun perlu dirancang dengan baik agar menutup pelajaran juga berlangsung dengan tahapan yang sesuai.

Silakan simak juga :
LihatTutupKomentar