Ah.. Lama-lama Pulau di Banten Habis

Dari laman Wikipedia saya mendapatkan banyak informasi tentang pulau sangiang. Pulau Sangiang adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Selat Sunda.
pulau sangiang, pulau eksotis di Selat Sunda

Pulau Sangiang | Pulau eksotis di Selat Sunda


Seperti biasa saya berselancar di dunia maya. Jari tangan saya menekan huruf demi huruf pada tut keyboard. Yang saya tulis di penelusur Google.com adalah kalimat Pulau Sangiang. Kemudian munculah berbagai tulisan tentang Pulau Eksotis di Selat Sunda itu.

Satu persatu saya baca tulisan tentang pulau tersebut. Meski tidak semuanya, namun jelas bahwa tulisan yang umumnya milik para blogger itu menceritakan tentang keindahan Pulau Sangiang. Sebagai Urang Banten Asli (UBA), saya bangga dengan itu semua. Keindahannya membuat pulau itu begitu menasional bahkan mendunia.

Tapi kebanggaan saya pupus seketika. Benak saya protes dan bertanya-tanya, tatkala saya membaca keterangan bahwa pulau itu ternyata milik perseorangan. Ya, pulau cantik itu dulunya dimiliki oleh sebuah perusahaan swasta yang proyeknya kembali dilanjutkan dan bersifat pribadi atau belum terbuka untuk umum. Jujur saya protes!!

Bagaimana tidak, kok pulau yang seharusnya dikuasai negara malah kepemilikannya sudah bersifat pribadi. Kalau si pemilik membeli pulau itu, dari siapa dia membelinya? Dari negara kah? Ah saya kecewa. Saya protes.

Jika Anda para pembaca tahu informasi lebih soal pulau yang dimiliki oleh perseorangan itu, saya berharap Anda bisa share di sini. Saya tak habis pikir dengan semua ini. Masa pulau dimiliki oleh pribadi? Kalau hanya sekedar HGB atau HPL mungkin bisa saja. Tetapi kalau sudah diklaim sebagai milik pribadi, itu yang saya kutuk tentu saja.

Beberapa waktu lalu, saya juga menulis tetang pulau di Bojonegara yang ternyata sudah dipatok oleh perusahaan. Saya ambil gambar di pulau itu, ternyata bukan satu perusahaan yang memasang patok di situ, tetapi dua perusahaan. Tulisan itu saya tayangkan di Koran Harian Banten Pos/Jawapos Grup. Nanti akan saya publish di blog saya ini.

pulau sangiang, pulau eksotis di Selat Sunda

Pulau Sangiang 


Kembali ke Pulau Sangiang, dari laman Wikipedia saya mendapatkan banyak informasi tentang pulau ini. Pulau Sangiang adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Selat Sunda, yakni antara Jawa dan Sumatra. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang, Banten. terletak di titik kordinat antara 105′49′30″ – 105′52′ Bujur Timur 5′56′ – 5′58′50″ Lintang Selatan.

Jarak tempuhnya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit dari Anyer, dengan menggunakan kapal atau perahu bermotor. Keindahan alamnya, berupa terumbu karang dan pantai.

Pulau Sangiang yang sekarang dijadikan Taman Wisata Alam pada awalnya merupakan Cagar Alam seluas 700,35 Ha Kemudian pada tahun 1991 perairan di sekitar kawasan diubah menjadi Taman Wisata Alam Laut seluas 720 ha. Pada tanggal 8 Februari 1993 melalui SK Menteri Kehutanan No. 55/Kpts-II/1993 kawasan Cagar Alam diubah fungsinya menjadi Taman Wisata Alam dengan luas 528,15 ha.

Pulau sangiang ini juga terdapat sebuah perkampungan yang dihuni oleh perantau yang menduduki pulau sangiang, pada saat pulau yang dimiliki perusahaan swasta tersebut terhenti proyeknya. Perkampungan tersebut bernama lagon waroo, atau lagoon waru, dan yang tercatat disana ada lebih 50 kepala keluarga . Di perkampungan ini dalam berkomunikasinya menggunakan 3 bahasa sekaligus, sunda, jawa, dan lampung.

Sekali lagi, saya tetap protes mengapa pulau cantik ini kok bisa-bisanya jadi milik pribadi. Lambat laun, warga bisa saja tidak bisa datang ke pulau itu untuk sekedar memancing. Yang namanya pemilik, biasanya dengan sesuka hati mengeluarkan larangan. Tentu itu tidak boleh. Saya Protes!! 😁

Baca juga: Trip Ke Pulau Tunda

Salam Fish On!
LihatTutupKomentar