Bagaimana Supaya Anak Lebih Fokus Belajar

Bagaimana Supaya Anak Lebih Fokus Belajar

Bagaimana Supaya Anak Lebih Fokus Belajar

 
Pertanyaaan :

Mbah, saya seorang guru SD di Malang, ingin menanyakan perilaku anak didik di kelas yang selalu bergerak kesana kemari dan menganggu suasana kelas. Dia tidak bisa diam dan cenderung kurang memperhatikan saat menerima pelajaran. Kadang jongkok, kadang jalan mengambil sesuatu dan aktivitas lainnya. Nilai pelajarannya lumayan bagus. Siswa saya ini juga seorang atlet renang yang berbakat dan sering pula menjuarai even-even lokal bahkan nasional. Bagaimana ya mbah, membuat dia lebih fokus dalam belajar ?

Dari Kang Pardi Kenyung

Jawab :

Terimakasih Kang Pardi Kenyung atas pertanyaannya. Membaca sedikit informasi yang kang pardi kenyung berikan saya bisa menyimpulkan bahwa anak didik kang pardi kenyung sebenarnya dalam kondisi normal. Hal ini terbukti dari hasil belajarnya yang ternyata bagus. Artinya ia mampu menyerap informasi pelajaran yang diberikan oleh gurunya. Disamping itu anak tersebut adalah seorang atlet dan juga sering menjuarai lomba. Artinya ia juga mempunyai kemampuan fisik yang bagus

Biasanya anak yang cenderung mempunyai bakat sebagai seorang atlet memiliki kecerdasan kinestetik ( gerakan ) yang lebih dominan. Kang Pardi Kenyung. sesungguhnya setiap anak adalah unik. Mereka mempunyai multiple intelegence atau yang biasa dikatakan kecerdasan majemuk. Ada 9 kecerdasan yang dimiliki oleh seorang anak, yaitu :

  1. Kecerdasasan Linguistik - Verbal
  2. Kecerdasasan Logis - Matematis
  3. Kecerdasasan Spasial - Visual
  4. Kecerdasasan Ritmik - Musik
  5. Kecerdasasan Kinestetik - Gerakan
  6. Kecerdasasan Interpersonal
  7. Kecerdasasan Intrapersonal
  8. Kecerdasasan Natural
  9. Kecerdasasan Spiritual 

Dari kecerdasan multiple tersebut ada kecenderungan anak didik kang pardi kenyung memiliki kinestik yang lebih dominan mengingat dia juga seorang atlet yang berprestasi juga. Mengapa anak tersebut terkesan selalu bergerak di dalam kelas saat menerima pelajaran? Hal ini disebabkan oleh system representatif atau type anak tersebut dan juga jenis kecerdasan yang dimilikinya adalah kinestetik. Dia membutuhkan gerakan untuk mampu menyerap apa yang dikonfirmasikan oleh gurunya.

Berbeda dengan anak bertype visual yang biasanya lebih suka duduk manis dan memandang fokus pada gurunya. Itulah yang menyebabkan mengapa anak didik kang pardi kenyung terkesan mengganggu di ruang kelas. Padahal sebenarnya ia adalah anak bertype kinestetik dan membutuhkan gerakan untuk menyerap apa yang dipelajarinya.

Lalu bagaimana mengatasi anak seperti ini? Caranya adalah memahami type anak tersebut dan tentunya bahasa komunikasi dari guru ke muridnya harus menyesuaikan dengan representatif yang dimilikinya. Misalnya dengan mendekatinya, menyentuh tubuhnya sebagai bentuk empati kepadanya. Disamping itu bisa juga didekati dengan cara-cara pembelajaran yang lain yang bisa menyeimbangkan dan mengandung unsur kecerdasan lainnya.

Terimakasih buat pembaca, kususnya Kang Pardi Kenyung, Semoga bermanfaat...

LihatTutupKomentar